diz_015b2
logo edutainment smart learning process
home profile faculty information organization charts location
main menu
     CURRICULUM     FACILITY     NEWS STOREfe member     E-STUDENT     E-LECTURER     E-ALUMNIfe digital     E-SAP     E-JOURNAL     E-MODUL     E-SKRIPSI     E-XAMINATION     E-FORM     E-DOWNLOAD     E-QUALITY CAMPUS Untitled Document
  Web Administrator :
  
  Marketing :
  

logo facebook

Untitled Document
  NEWS & EVENTS
ADEI DIPERCAYA BERI REKOMENDASI PROGRAM EKONOMI DIGITAL PEMERINTAH
  print   word   pdf
default 04 Februari 2017, 08:25:19
Asosiasi Digital Entreprenuer Indonesia (ADEI) hari ini genap berusia 1 tahun. Meski asosiasi ini masih baru, tapi diklaim sudah banyak menorehkan pencapaian. Salah satu buktinya, pada 8 Desember 2016 lalu, ADEI dipanggil Kantor Staf Presiden untuk memberikan rekomendasi program RPJMN Pemerintahan Jokowi JK 2017 – 2019 untuk sektor-sektor strategis, khususnya ekonomi digital.

Terbentuknya DPD ADEI KEPRI yang menjadi role model untuk rencana pembentukan 6 DPP lainnya di wilayah Jabar, Jateng, Jatim, Riau, KalSel & Makassar merupakan wujud nyata ADEI membangun ekonomi digital di daerah. Apalagi baru-baru ini kita baca di beberapa media telah dimuat pelantikkan DPD ADEI Riau oleh gubernur di kediamannya. Ini sebuah momentum yang tidak bisa dilupakan dan mengangkat nama ADEI di tingkat Provinsi Riau.


Bari Arijono, Ketua Umum ADEI 2016-2019

Terbangunnya mindset baru digitalisasi di antara pengurus dan anggota ADEI, hingga mengubah cara berbisnis dari model konvensional menjadi model online, juga patut kita apresiasi bahwa keberadaan ADEI memberi manfaat di dalam dan ke luar di era transformasi digital ini. Khususnya, untuk pelaku usaha UMKM yang telah berhasil didampingi selama ini, diharapkan akan mampu menyumbangkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 7%.

“Kami mampu menjaga komunitas ADEI secara bersama-sama agar terus bermanfaat, memberi edukasi digital yang berkualitas serta jauh dari unsur politik & SARA, memberikan inspirasi banyak pihak hingga banyak orang lebih sering melakukan kolaborasi satu sama lain saling menguntungkan. Berapa banyak orang yang tergabung dengan ADEI merasakan dampak positifnya, keuntungan bisnis dan jeli dalam melihat peluang di era digital ini,” jelas Bari Arijono, Ketua Umum ADEI 2016-2019.

Meski baru berumur 1 tahun, diakui Bari, keberadaan ADEI mampu menembus batas asosiasi/institusi lain yang lebih dulu didirikan untuk bekerja sama, menandatangani beberapa kesepakatan MoU/event/kegiatan lainnya. Bahkan, booth ADEI pertama langsung berdiri di event ICT terbesar di Indonesia CommuniqIndonesia bulan September 2016 lalu dan akan berlanjut setiap tahun hingga ke Singapura, CommuniqAsia.

“Kami harapkan segera terbentuk Badan/Komite Nasional Ekonomi Digital di tahun 2017 yang diprakarsai oleh ADEI. Lembaga ini akan menjadi pusat informasi, regulasi dan kebijakan pembangunan ekonomi digital nasional, yang akan memberikan rekomendasi roadmap ekonomi digital yang mana Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dan kita harus menjadi pemain di dalamnya, pemenang di negeri sendiri,” kata Bari.

Kata Bari, banyak potensi bangsa ini yang bisa kita digitalisasikan sebagaimana negara-negara lain yang lebih dulu melakukannya. Dari sektor pertahanan, pariwisata, maritim, pertanian, transportasi, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. Inilah saatnya ekonomi digital Indonesia bangkit, menyongsong masa depan bangsa yang kita cintai ini jauh lebih baik.
kontakspmbbemlinks
Untitled Document
-- Anda Pengunjung ke --
541356
Mulai Tgl. 26 Januari 2010
s/d Tgl. 24 Februari 2017

Untitled Document
Untitled Document
Copyright © 2009 by Economics Faculty of Narotama University, All Right Reserved.